Pagi ini ada saudara yg
update status BBM, “Janganlah kau tuntut Tuhanmu karena tertundanya
keinginanmu, tetapi tuntutlah dirimu sendiri karena engkau telah menunda adabmu
kepada Allah”. Sebuah rangkaian kalimat indah bagi orang yang beriman. Selemah
apapun iman itu. Sebajingan apapun. Selama masih percaya sama Tuhan, maka masih
bisa dikategorikan beriman.
Menuntut Tuhan? Merasa
kelahiran di dunia adalah kesalahan Tuhan. Tidak segera mencabut nyawa juga
ketidak perdulian Tuhan. Tidak terkabulnya keinginan yang terucap lewat doa
karena Tuhan cuek sama kita. Perbedaan ras, warna kulit, keadaan fisik, kisah
hidup, kebendaan juga karena ketidakadilan Tuhan. Masih bagus mengkambing
hitamkan takdir Tuhan, daripada menyalahkan orang tua, pemerintah atau
penguasa.
Pertanyannya, memang ada
orang seperti itu?




